#day2 #inspiration2 – ILMU & AMAL


Ibarat mata uang, keikhlashan (yang merupakan bagian dari iman) sebagai nilai intrinsiknya, maka ilmu dan amal ialah kedua sisinya.
Mereka ialah pasangan ideal, berintegrasi, saling melengkapkan, saling menyempurnakan.

Maka di #inspiration2 ini, ilmu dan amal jadi kesatuan yang tak bisa dipisahkan.
Izinkan kembali saya mengutip sepenggal Ayat dari Qur’an yang mulia :
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ...
“....Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS Al Mujadalah: 11)
Maka sungguh kaum yang berilmu lebih Allah tinggikan derajatnya dibanding kaum yang tidak berilmu.
Juga sabda Rasulullaah Shallallaahu ‘Alayhi wa Sallam :
“Dari Ummul Mu’minin Ummu Abdillah, Aisyah radhiallahu ‘anha, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mengada-ngadakan dalam urusan kami (agama kami) sesuatu yang bukan merupakan perkara agama maka ia tertolak”. (HR.  Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat Muslim: “Barangsiapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak berdasarkan perintah kami maka ia tertolak“).

Maka ilmu jadi syarat diterimanya amal. Amal yang diilmui berlandaskan dasar yang nyata, bukan mengada – ada.

Mu’adz bin Jabal berkata,
“ Ilmu adalah pemimpin amal dan amalan itu berada di belakang ilmu.”

Maka ilmu dan amal saling mengisi perannya. Ilmu berkembang dengan liarnya. seakan tak ada yang mampu membatasinya. Di sisi sebaliknya, amal harus “santun” mengekang keliarannya, patuh pada panglimanya.

Ilmu tanpa amal ibarat pohon tanpa buahnya, tangkai tanpa bunganya.

Maka berkembanglah ilmu saat ini dengan luar biasanya. Dari yang terkesan sangat duniawi hingga yang ukhrawy. Dari teknologi terkecil seukuran nano hingga temuan terjauh hingga berjarak giga light-year. Dari yang ia murni berdiri sendiri sampai yang cabang dan terapannya begitu banyak sekali.

Maka ilmu yang se-begitu luar biasanya juga akan sia – sia tanpa pengamalannya. Amal yang juga harus sesuai proporsinya. Begitu juga sebaliknya, ilmu yang berkembang dengan canggihnya, tidak bisa menjadi pembatal tuk meninggalkan amal yang (mungkin) secara sekilas terlihat sederhana (namun sudah tertulis jelas perintah atau larangannya).

Maka ilmu dan amal harus bersinergi, seimbang dalam keberadaannya.

#30days30inspirations
#day2
#inspiration2
#ilmu&amal

Komentar

Postingan Populer